Menu

Mode Gelap

Berita Nasional

Besaran Denda Tilang Elektronik yang Harus Dibayar Pelanggar Lalu Lintas


25 Mar 2021 16:41 WITAยท

Besaran Denda Tilang Elektronik yang Harus Dibayar Pelanggar Lalu Lintas Perbesar

KONTRAS MEDIA – Penerapan tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) mulai diterapkan secara nasional, Selasa 23 Maret 2021.

Tilang elektronik ini juga sudah berlaku di sejumlah wilayah Sulawesi Utara termasuk Kota Kotamobagu.

Baca pula: Wajib Tahu! 10 Pelanggaran yang Diincar Tilang Elektronik

8 titik kamera CCTV milik Dinas Kominfo Kotamobagu tersebut, akan mentransmisikan video visual ke layar monitor yang dioperasikan di Kantor Satlantas Polres Kotamobagu.

Para pengendara yang melanggar aturan lalu lintas otomatis akan terekam kamera CCTV itu.

Baca pula: Banyak Pelanggar Lalu Lintas Terekam CCTV Tilang Elektronik Satlantas Polres Kotamobagu

Jika Melakukan Pelanggaran, Berapa Besaran Denda yang Harus Dibayar?

Dikutip dari Korlantas Polri, denda tilang elektronik ini masih sama dengan denda tilang manual yang dilakukan melalui operasi lalu lintas.

Besaran denda tilang elektronik diatur dalam Undang-undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UU LLAJ).

Denda yang harus dibayarkan tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan.

Adapun besaran denda tilang elektronik, yaitu:

1. Menggunakan Ponsel

Pelarangan penggunaan ponsel saat berkendara sudah diatur dalam Pasal 283 UU LLAJ.

Pengemudi yang melakukan kegiatan lain atau dipengaruhi keadaan yang mengganggu konsentrasi di jalan akan dipidana kurungan paling lama 3 bulan atau denda Rp 750.000.

Aturan ini berlaku untuk pengendara motor atau mobil. Aktivitas lain selain berkendara dianggap bisa mengganggu konsentrasi, termasuk menggunakan ponsel.

2. Tidak Memakai Helm

Pasal 106 ayat 8 UU LLAJ, bahwa setiap orang yang mengemudikan sepeda motor dan penumpangnya wajib mengenakan helm sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

Hukuman bagi pelanggarnya tertulis pada Pasal 290 dengan kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250.000.

3. Tidak Memakai Sabuk Pengaman

Khusus pengemudi mobil dan penumpang yang ada di depan atau samping pengemudi, wajib mengenakan sabuk pengaman atau seat belt.

Jika melanggar aturan ini, maka pelanggar akan dikenakan sanksi berupa kurungan paling lama 1 bulan atau denda Rp 250.000.

4. Melanggar Rambu Lalin dan Marka Jalan

Semua pengendara di jalan, wajib mematuhi rambu lalu lintas dan marka jalan yang berlaku.

Jika kedapatan melakukan pelanggaran, maka akan dikenakan Pasal 287 ayat 1.

Adapun sanksinya berupa kurungan paling lama 2 bulan atau denda maksimal Rp 500.000.

6. Memakai Pelat Nomor Palsu

Setiap kendaraan dilengkapi dengan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) atau pelat nomor dan harus sesuai dokumen yang ada.

Dalam pasal 280 mengatur, jika pengendara menggunakan pelat nomor palsu, maka mendapat pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp 500.000.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Universitas Dumoga Kotamobagu Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di Boltim

6 Maret 2024 - 15:23 WITA

blank

Konser Kali Kedua di Jakarta, Ed Sheeran Gunakan Music Performer Visa

4 Maret 2024 - 12:02 WITA

blank

Wali Kota Asripan Nani Bersama Forkopimda, Ketua KPU dan Bawaslu Kotamobagu Pantau Kesiapan TPS

13 Februari 2024 - 21:30 WITA

blank

Border, Prosperity dan Security Jadi Fokus Utama Rapat Pimpinan Imigrasi

31 Januari 2024 - 10:15 WITA

blank

KPU Boltim Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pada Pemilu 2024

30 Januari 2024 - 20:41 WITA

blank

Belajar Soal Sistem Keterbukaan Informasi, Komisi II DPRD Tomohon Kunker ke Diskominfo Kotamobagu

16 Januari 2024 - 15:19 WITA

blank
Trending di News