Komunikasi Efektif Jadi Sorotan Utama IHT RSUD Kotamobagu, Direktur Tegaskan Informasi Pasien Tak Boleh Terlambat

Kontras.co.id – Di tengah persiapan menghadapi Akreditasi Rumah Sakit Tahun 2026, RSUD Kotamobagu memberikan perhatian khusus pada satu aspek yang kerap dianggap sederhana, namun memiliki dampak besar terhadap kualitas pelayanan kesehatan, yakni komunikasi efektif.

Hal itu mengemuka dalam pelaksanaan In House Training (IHT) Akreditasi 2026 yang resmi dibuka Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kea, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang diikuti 675 peserta dari kalangan dokter spesialis, dokter umum, perawat, bidan, hingga staf rumah sakit tersebut menghadirkan sejumlah materi penting, salah satunya Komunikasi Efektif (KE).

Dalam arahannya, dr. Tanty menegaskan bahwa kemampuan berkomunikasi yang baik bukan hanya menjadi pelengkap dalam pelayanan kesehatan, melainkan bagian penting yang menentukan kepuasan dan keselamatan pasien. Menurutnya, berbagai persoalan pelayanan sering kali bermula dari kurangnya penyampaian informasi yang jelas dan tepat waktu kepada pasien maupun keluarga pasien.

“Kita tentunya jangan menganggap remeh semua materi pada In House Training ini, khususnya soal komunikasi efektif. Sebab, sangat berdampak pada pasien. Nantinya akan dijelaskan secara rinci oleh narasumber yang sudah ditetapkan oleh panitia dan manajemen rumah sakit,” ujar dr. Tanty.

Direktur RSUD Kotamobagu bahkan memberikan penegasan kepada seluruh tenaga kesehatan agar lebih disiplin dalam menyampaikan informasi kepada pasien. Ia menilai pasien berhak memperoleh informasi yang cepat dan akurat terkait kondisi maupun layanan yang mereka terima selama menjalani perawatan.

Sebagai contoh, dr. Tanty menyoroti proses penyampaian hasil pemeriksaan laboratorium yang sering menjadi perhatian pasien. Menurutnya, hasil laboratorium yang telah tersedia harus segera diinformasikan agar pasien tidak menunggu terlalu lama tanpa kepastian.

“Kita berusaha untuk selalu tepat waktu. Contohnya soal hasil laboratorium. Harusnya disampaikan 30 menit sesudah hasilnya keluar. Jangan biarkan pasien menunggu. Ke depan akan diberikan sanksi jika tidak memberikan informasi tepat waktu kepada pasien,” tegasnya.

Baca juga :  Dispora Kotamobagu Siapkan Atlit Terbaik Untuk Tampil di Porprov Tahun 2022

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa manajemen RSUD Kotamobagu ingin membangun budaya pelayanan yang lebih responsif dan transparan. Komunikasi yang baik dinilai tidak hanya meningkatkan kepuasan pasien, tetapi juga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.

Melalui IHT Akreditasi 2026, manajemen berharap seluruh tenaga kesehatan memiliki pemahaman yang sama bahwa setiap informasi yang disampaikan kepada pasien merupakan bagian dari pelayanan medis yang tidak kalah penting dibandingkan tindakan klinis. Dengan komunikasi yang efektif, pasien dapat memahami kondisi kesehatannya dengan lebih baik, merasa dihargai, serta memperoleh pengalaman pelayanan yang lebih manusiawi.

Sebagai rumah sakit rujukan regional di Sulawesi Utara, RSUD Kotamobagu terus berupaya memperkuat kualitas pelayanan melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia. Salah satu langkah yang ditempuh adalah menanamkan budaya komunikasi efektif kepada seluruh pegawai sebagai fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan pasien.