Menu

Mode Gelap

Kotamobagu

Intensitas Curah Hujan Tinggi, BPBD Kotamobagu Imbau Warga Turut Proaktif Cegah Banjir


7 Des 2023 17:21 WITAยท

Intensitas Curah Hujan Tinggi, BPBD Kotamobagu Imbau Warga Turut Proaktif Cegah Banjir Perbesar

MANADONESIA.COM – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya banjir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kotamobagu di bawah kepemimpinan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala, Refly Mokoginta, mengeluarkan imbauan penting kepada masyarakat. Imbauan ini menyoroti masalah pembuangan sampah sembarangan, yang dapat berakibat pada penyumbatan selokan dan sungai, serta berpotensi menimbulkan banjir.

Refly Mokoginta, dalam pernyataannya, mengingatkan masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan, khususnya di selokan dan sungai. Dia menekankan bahwa tindakan sembarangan ini dapat menyebabkan penyumbatan saluran air, yang pada akhirnya dapat menyebabkan banjir, seperti yang baru-baru ini terjadi dan berdampak pada beberapa rumah di wilayah tersebut.

“Penting bagi kita semua untuk tidak membuang sampah di tempat yang tidak semestinya, terutama di selokan dan sungai. Dengan cara ini, kita dapat mencegah terjadinya banjir yang merugikan masyarakat,” ujar Refly Mokoginta.

Beliau juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat agar lebih memperhatikan lingkungan sekitar dan selalu waspada terhadap potensi bencana alam yang sewaktu-waktu dapat terjadi. Keberhasilan dalam mencegah banjir tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga melibatkan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat.

“Dinas Lingkungan Hidup dan Pemerintah Kota meminta kerjasama semua warga untuk tidak membuang sampah sembarangan. Mari kita kumpulkan sampah di tempat yang telah disediakan, karena petugas kebersihan dan armada kami siap melayani. Bersama-sama, kita dapat menjaga kebersihan kota dan mencegah terjadinya banjir,” tambahnya.

Kesadaran Lingkungan dan Kerjasama Warga

Imbauan ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di tengah masyarakat. Meningkatkan kesadaran ini merupakan langkah krusial dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam, termasuk banjir.

Penting untuk diingat bahwa sampah yang dibuang sembarangan tidak hanya merugikan lingkungan sekitar, tetapi juga dapat berdampak langsung pada kesehatan masyarakat. Selain itu, terkait dengan banjir, penyumbatan saluran air dapat memicu genangan air yang membahayakan lingkungan sekitar dan properti warga.

Baca Berita Lainnya :  Usai Pensiun Jadi Kepala Dinas, Rukmi Simbala Diangkat Wali Kota Jabat Posisi ini, Apa itu?

Kerjasama dari seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam menjaga kebersihan lingkungan. Para pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, perlu terus mendorong inisiatif untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan mencegah dampak negatif akibat pembuangan sampah sembarangan.

Tindakan Konkret: Menyediakan Tempat Sampah yang Tepat

Sebagai respons terhadap imbauan ini, masyarakat perlu menanggapi dengan tindakan nyata. Salah satu langkah yang dapat diambil adalah dengan lebih aktif menggunakan tempat sampah yang telah disediakan oleh pemerintah. Hal ini tidak hanya mempermudah pengelolaan sampah secara keseluruhan tetapi juga dapat mengurangi potensi dampak negatif akibat pembuangan sampah sembarangan.

Pemerintah daerah, termasuk DLH Kotamobagu, juga perlu terus meningkatkan infrastruktur pengelolaan sampah, termasuk penambahan tempat sampah di lokasi strategis. Peningkatan jumlah tempat sampah yang tersebar di berbagai wilayah kota dapat menjadi langkah positif dalam mengurangi perilaku pembuangan sampah sembarangan.

Edukasi dan Sosialisasi

Selain itu, upaya edukasi dan sosialisasi juga menjadi kunci dalam meningkatkan kesadaran masyarakat. Pemerintah daerah dapat mengadakan program-program edukasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, dampak negatif pembuangan sampah sembarangan, dan langkah-langkah yang dapat diambil oleh masyarakat untuk mencegahnya.

Program ini dapat melibatkan berbagai pihak, seperti sekolah, komunitas, dan organisasi masyarakat. Pemberian informasi yang jelas dan mudah dipahami akan membantu masyarakat memahami konsekuensi dari tindakan mereka terhadap lingkungan. Selain itu, melalui sosialisasi, diharapkan akan terbentuk budaya kebersihan yang kuat di masyarakat.

Dampak Positif bagi Lingkungan dan Masyarakat

Jika imbauan ini diikuti dengan serius oleh masyarakat, dampak positif akan dirasakan oleh lingkungan dan masyarakat secara keseluruhan. Beberapa dampak positif yang dapat diharapkan antara lain:

Pencegahan Banjir: Dengan tidak adanya sampah yang menyumbat saluran air, risiko banjir dapat berkurang secara signifikan.

Baca Berita Lainnya :  Serahkan SPPDT PBB P2 Tahun 2023, Wali Kota Tatong Bara Minta Lurah dan Kepala Desa Tingkatkan Capaian PBB dan Retribusi

Kesehatan Masyarakat: Pengurangan pembuangan sampah sembarangan dapat mengurangi risiko penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kotor.

Keindahan Kota: Lingkungan yang bersih dan terawat akan meningkatkan keindahan kota, menciptakan tempat yang nyaman untuk ditinggali.

Pemberdayaan Ekonomi: Program pengelolaan sampah yang baik dapat menciptakan peluang pekerjaan baru dalam bidang

Artikel ini telah dibaca 2 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Pj Wali Kota Asripan Nani Menutup Secara Resmi Turnamen Sepak Bola Kapolres Cup 2024

9 Juni 2024 - 20:34 WITA

blank

Pj Wali Kota Asripan Nani Beri Pembekalan Bagi Peserta Magang II Satuan Praja Muda IPDN Kampus Sulut

8 Juni 2024 - 13:40 WITA

blank

Pj Wali Kota Pimpin Apel Penerimaan dan Pembukaan Magang II Praja Muda Angkatan XXXIII IPDN Kampus Sulut

8 Juni 2024 - 12:56 WITA

blank

Damkar Kotamobagu Latih Karyawan PLN Hadapi Darurat Kebakaran

7 Juni 2024 - 21:41 WITA

blank

Dinas PP-KB Gelar Mini Lokakarya Percepatan Penurunan Stunting Kotamobagu Selatan

7 Juni 2024 - 21:39 WITA

blank

Perda Nomor 1 Tahun 2024: Sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Kotamobagu melalui Pajak Reklame

6 Juni 2024 - 19:17 WITA

blank
Trending di Kotamobagu