Kontras.co.id – Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya nilai perjuangan, keberanian, ketabahan, dan kesetiaan dalam menjalankan pengabdian kepada bangsa dan negara.
Pesan tersebut disampaikan saat menghadiri Puncak Peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Plenary Hall, Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat pekan lalu.
Dalam kesempatan itu, Prabowo mengatakan perjumpaan dan persahabatan dalam sebuah perjuangan dibangun atas nilai-nilai yang diyakini bersama.
Nilai tersebut, menurutnya, membutuhkan keberanian untuk diperjuangkan serta ketabahan, ketegaran, dan kesetiaan untuk terus menjaganya.
Berangkat dari pengalamannya di lingkungan keprajuritan, Prabowo turut mengingat kembali moto yang diajarkan para senior kepada prajurit. Moto tersebut berbunyi, “disiplin adalah nafasku, kesetiaan adalah jiwaku, kehormatan adalah segala-galanya.”
Menurut Presiden, moto tersebut menggambarkan pentingnya disiplin, kesetiaan, dan kehormatan dalam menjalankan setiap tugas dan tanggung jawab. Nilai-nilai itu juga dinilai relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Prabowo menegaskan, bentuk kesetiaan yang paling utama adalah kesetiaan kepada bangsa, negara, dan rakyat. Kesetiaan tersebut, kata dia, bukan hanya sebatas ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui keteguhan dalam menjalankan pengabdian.
Selain berbicara mengenai nilai perjuangan dan kesetiaan, Presiden juga menegaskan komitmennya memperluas akses pendidikan bagi seluruh anak Indonesia. Ia menyampaikan bahwa pendidikan, mulai dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi negeri, harus dapat dijangkau secara luas oleh anak-anak Indonesia.
Presiden berharap nilai perjuangan yang dibangun melalui keberanian, disiplin, ketabahan, dan kesetiaan dapat terus menjadi landasan dalam membangun bangsa serta memastikan kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia.












