Kontras.co.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Kotamobagu menggelar In House Training (IHT) tentang Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Menuju Pelayanan Kesehatan yang Berkualitas, Senin (19/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula RSUD Kotamobagu tersebut diikuti oleh Civitas Hospitalia RSUD Kotamobagu dan dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Oktober 2026.
IHT dibuka langsung oleh Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kes. Turut hadir Kepala Bagian Administrasi Umum, drg. Harfika Boky, bersama jajaran manajemen dan pejabat struktural di lingkungan rumah sakit.

Dalam sambutannya, dr. Tanty Korompot menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang berkualitas, profesional, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Menurutnya, setiap unsur yang terlibat dalam pelayanan rumah sakit perlu terus meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman terhadap standar pelayanan yang berlaku. Hal tersebut diperlukan agar seluruh Civitas Hospitalia dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab secara optimal sesuai bidang masing-masing.

“Melalui kegiatan In House Training ini, saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti materi dengan baik, menyerap ilmu yang diberikan oleh para pemateri, serta menerapkannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Peningkatan kompetensi harus sejalan dengan peningkatan kualitas pelayanan yang kita berikan kepada masyarakat,” demikian pesan Direktur dalam sambutannya.
Ia juga berharap kegiatan IHT tidak sekadar menjadi agenda pelatihan rutin, tetapi mampu mendorong perubahan positif dalam budaya kerja, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat komitmen seluruh jajaran rumah sakit dalam memberikan pelayanan yang aman dan bermutu.

Pada hari pertama, kegiatan mengangkat materi tentang Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI). Materi ini berfokus pada pentingnya upaya pencegahan infeksi, baik di lingkungan rumah sakit maupun dalam kehidupan sosial sehari-hari.
Adapun materi PPI dibawakan oleh dr. Hardy Dayu selaku Ketua Komite PPI RSUD Kotamobagu sekaligus Infection Prevention and Control Doctor (IPCD) dan Ns. I Gusti Ngurah Archa, S.Kep, yang bertugas sebagai Infection Prevention and Control Nurse (IPCN).

Dalam sesi yang dibagi dua kelas tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya penerapan prinsip pencegahan dan pengendalian infeksi sebagai bagian dari upaya menjaga keselamatan pasien, tenaga kesehatan, serta seluruh pihak yang beraktivitas di lingkungan rumah sakit.
Penerapan PPI menjadi salah satu aspek penting dalam pelayanan kesehatan, mengingat lingkungan rumah sakit memiliki risiko penularan infeksi yang perlu diantisipasi melalui kepatuhan terhadap prosedur, kebersihan tangan, penggunaan alat pelindung diri sesuai indikasi, serta penerapan standar pencegahan infeksi lainnya.

Pelaksanaan IHT ini merupakan bagian dari upaya RSUD Kotamobagu dalam meningkatkan kapasitas SDM sekaligus memperkuat pemahaman seluruh Civitas Hospitalia terhadap standar mutu dan keselamatan pelayanan.
Melalui kegiatan yang berlangsung hingga Rabu (21/10/2026) tersebut, RSUD Kotamobagu berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh peserta dapat diimplementasikan secara konsisten dalam pekerjaan sehari-hari.
Dengan demikian, peningkatan kompetensi SDM diharapkan mampu mendukung terwujudnya pelayanan kesehatan yang semakin profesional, aman, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat Kota Kotamobagu dan sekitarnya.***













