Pentingkan Keselamatan Jiwa, IGD RSUD Kotamobagu Tegaskan Tak Boleh Menolak Pasien, Sistem Triase Tetap Digunakan

RSUD Kotamobagu (Foto: Halodoc)

– Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kotamobagu (IGD RSUD-KK) menegaskan komitmennya memberikan pelayanan medis yang cepat, tepat, dan mengutamakan keselamatan jiwa pasien.

Berbeda dengan pelayanan poliklinik rawat jalan yang menggunakan sistem antrean, pelayanan di IGD RSUD Kotamobagu tidak didasarkan pada urutan waktu kedatangan pasien. Penanganan dilakukan menggunakan sistem triase, yakni pemilahan pasien berdasarkan tingkat kegawatdaruratan dan kondisi klinis.

Sistem triase memungkinkan pasien dengan kondisi kritis atau yang berisiko mengancam nyawa mendapatkan penanganan terlebih dahulu, meskipun pasien tersebut datang setelah pasien lain yang kondisinya relatif lebih stabil.

Pihak manajemen RSUD Kotamobagu menegaskan, penerapan sistem tersebut bukan untuk membedakan pasien, melainkan sebagai langkah medis untuk menentukan siapa yang membutuhkan pertolongan paling segera. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memahami bahwa di IGD tidak berlaku prinsip antrean tetapi berdasarkan tingkat kegawatdaruratan.

Selain menerapkan sistem triase, RSUD Kotamobagu juga menegaskan komitmennya untuk memberikan pertolongan kepada pasien yang membutuhkan pelayanan kegawatdaruratan. Pasien yang datang ke IGD akan menjalani penilaian awal oleh tenaga medis untuk menentukan tingkat kegawatdaruratan dan prioritas penanganannya.

“Keselamatan jiwa pasien menjadi yang utama. Karena itu, pelayanan IGD menggunakan sistem triase agar pasien dengan kondisi paling darurat dapat segera mendapatkan pertolongan,” tegas Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kes melalui Humas, Desak Putu Indrawati, SKM, M.Kes.

Melalui sistem tersebut, RSUD Kotamobagu memastikan pelayanan IGD diberikan secara adil, cepat, dan tepat sesuai kebutuhan medis. Masyarakat pun diimbau memahami mekanisme triase serta mempercayakan penentuan prioritas pelayanan kepada tenaga medis demi keselamatan pasien.

Baca juga :  Wakili Wali Kota, Asisten II Tutup dengan Resmi IGA Kotamobagu 2023, Kemendagri dan Bank Indonesia Beri Apresiasi