Kontras.co.id – Xiaomi POCO F9 Pro menjadi salah satu smartphone yang menarik perhatian, terutama bagi pengguna yang menginginkan perangkat premium tanpa harus memilih varian Ultra. Meski memiliki beberapa perbedaan dari POCO F9 Ultra, versi Pro tetap menawarkan spesifikasi yang cukup tinggi.
Salah satu perbedaan yang cukup mencolok terdapat pada kapasitas baterai. POCO F9 Pro menggunakan baterai berkapasitas 6.330mAh.
Angka ini memang lebih kecil dibandingkan Redmi K100 Pro yang menjadi basis perangkat tersebut dan membawa baterai jumbo 8.580mAh. Meski mengalami pengurangan cukup besar, kapasitas 6.330mAh masih tergolong besar untuk sebuah smartphone modern.
Dari sisi desain, POCO F9 Pro memberikan kesan premium ketika digenggam. Bagian depan dan belakang menggunakan material kaca, sementara bagian tengahnya memakai rangka berbahan logam dengan finishing brushed. Kombinasi material tersebut membuat ponsel terasa kokoh sekaligus mewah.
POCO juga tampaknya memperhatikan kenyamanan penggunaan. Smartphone ini memiliki layar berukuran 6,59 inci, yang dinilai cukup ideal untuk penggunaan sehari-hari. Ukurannya tidak terlalu besar sehingga masih nyaman digunakan dalam waktu lama.
Perbedaan penting lainnya antara POCO F9 Pro dan F9 Ultra terletak pada sektor kamera. Model Pro dibekali kamera utama 200MP, kamera telefoto 50MP dengan kemampuan zoom optik 2,5x, serta kamera ultrawide 8MP. Untuk kebutuhan selfie, tersedia kamera depan beresolusi 32MP dengan focal length 21mm.
Sementara itu, POCO F9 Ultra menawarkan konfigurasi kamera yang lebih tinggi. Kamera utama dan telefoto masing-masing memiliki resolusi 200MP dan 50MP. Kamera periskop pada versi Ultra juga memiliki jangkauan lebih jauh, yakni setara 114mm atau sekitar 5x optical zoom, dibandingkan 60mm atau 2,5x pada F9 Pro.
Perbedaan paling signifikan terlihat pada kamera ultrawide. POCO F9 Ultra menggunakan sensor 50MP, jauh lebih besar dibandingkan sensor 8MP yang digunakan pada F9 Pro. Dengan spesifikasi tersebut, Ultra lebih ditujukan bagi pengguna yang mengutamakan kemampuan fotografi.
Sektor layar juga menjadi pembeda antara kedua model. POCO F9 Pro mengusung panel AMOLED 6,59 inci, sedangkan F9 Ultra memiliki layar yang lebih besar dengan ukuran 6,9 inci. Meski ukurannya lebih kecil, panel AMOLED pada F9 Pro tetap menawarkan tampilan yang tajam dan menarik.
Layar tersebut juga memiliki tingkat kecerahan maksimum hingga 4.500 nits dalam mode otomatis. Selain itu, panelnya mendukung refresh rate teoritis hingga 185Hz, yang tergolong tinggi dibandingkan kebanyakan smartphone di kelasnya. Refresh rate tinggi ini berpotensi memberikan pengalaman scrolling dan animasi yang lebih mulus.
Untuk pilihan penyimpanan, POCO F9 Pro tersedia dalam dua konfigurasi, yaitu 12GB RAM + 256GB dan 12GB RAM + 512GB. Harga yang disebutkan masing-masing berada di kisaran US$700/€900 dan US$770/€1.000.
Khusus pasar Eropa, POCO juga menyiapkan program Early Bird dengan harga lebih rendah. Varian 12GB + 256GB ditawarkan sekitar €740, sedangkan versi 12GB + 512GB dibanderol sekitar €800 selama periode promosi.
Dengan layar AMOLED 185Hz, kamera utama 200MP, desain berbahan kaca dan logam, serta baterai 6.330mAh, POCO F9 Pro tetap menjadi perangkat yang menarik meski spesifikasinya berada di bawah varian Ultra.












