Kontras.co.id – Huawei Watch GT 7 Pro hadir dengan desain premium dan sejumlah penyempurnaan dibandingkan generasi sebelumnya.
Varian Pine Green menjadi salah satu pilihan yang menarik perhatian. Sebelum masuk ke ulasan lengkap, berikut gambaran awal mengenai smartwatch terbaru Huawei ini.
Dari sisi paket penjualan, Huawei masih mempertahankan charger magnetik proprietary yang terhubung dengan kabel USB-A.
Hanya aksesori tersebut yang tersedia di dalam kotak. Penggunaan konektor USB-C yang bisa dilepas sebenarnya sudah cukup dinantikan, tetapi tampaknya Huawei masih mempertahankan sistem pengisian daya seperti generasi sebelumnya.
Secara tampilan, Watch GT 7 Pro masih memiliki bahasa desain yang mirip dengan Watch GT 6 Pro. Namun, terdapat sejumlah perubahan kecil yang membuatnya terlihat lebih segar.
Salah satunya adalah bagian bezel layar yang kini dibuat senada dengan warna strap, sehingga memberikan kesan lebih menyatu dan premium.
Perubahan menarik juga terdapat pada desain strap. Huawei menggunakan mekanisme tuck-under, sehingga ujung strap dapat diselipkan dengan lebih rapi.
Sistem ini membuat strap tetap berada di posisinya dan tidak mudah bergerak ketika smartwatch digunakan untuk beraktivitas.
Untuk konstruksinya, Huawei menggunakan titanium alloy pada bagian bodi. Sementara itu, bagian belakang yang menjadi tempat sensor kesehatan menggunakan panel berbahan nanocrystalline ceramic.
Material tersebut semakin memperkuat kesan premium sekaligus menunjukkan perhatian Huawei terhadap kualitas pembuatan perangkatnya.
Huawei Watch GT 7 Pro hadir dalam satu ukuran, yakni 46 mm. Layarnya menggunakan panel AMOLED berukuran 1,47 inci dengan tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits. Spesifikasi ini masih sama seperti yang ditawarkan pada Watch GT 6 Pro.
Pengujian singkat di bawah sinar matahari menunjukkan layar Watch GT 7 Pro tetap mudah dibaca. Bahkan ketika tingkat kecerahan berada di sekitar 50 persen, visibilitas layar di luar ruangan masih tergolong sangat baik.
Namun, ukurannya yang cukup besar membuat smartwatch ini kemungkinan kurang ideal bagi pengguna dengan pergelangan tangan kecil. Bobotnya sedikit di atas 55 gram, sedangkan ketebalan bodinya mencapai sekitar 11 mm.
Di sisi perangkat lunak, Huawei Watch GT 7 Pro menjalankan HarmonyOS 6.1. Antarmuka dan pengalaman pengguna secara umum masih terasa familiar bagi pengguna smartwatch Huawei generasi sebelumnya, sehingga tidak membutuhkan banyak penyesuaian.
Untuk daya tahan baterai, Huawei mengklaim Watch GT 7 Pro mampu bertahan hingga 12 hari dalam penggunaan normal. Jika menggunakan mode hemat daya, daya tahannya bahkan diklaim bisa mencapai 21 hari.
Klaim tersebut tentu masih perlu dibuktikan melalui penggunaan sehari-hari. Dalam pengujian lengkap nantinya, performa baterai, fitur kesehatan, kenyamanan penggunaan, serta kemampuan smartwatch ini akan menjadi beberapa aspek yang menarik untuk diperhatikan.












