Menu

Mode Gelap

Kesehatan

Covid-19 Belum Usai, Sudah Ada Virus Nipah yang Diklaim Paling Mematikan


26 Jan 2021 15:34 WITAยท

Covid-19 Belum Usai, Sudah Ada Virus Nipah yang Diklaim Paling Mematikan Perbesar

KESEHATAN, KONTRAS MEDIA – Ketika dunia saat ini fokus pada covid-19, para ilmuwan tengah berusaha keras untuk memastikan virus Nipah tidak menjadi pandemi selanjutnya.

Virus Nipah diklaim memiliki tingkat kematian 75 persen dan belum ada vaksinnya.


Adalah Supaporn Wacharapluesadee, seorang ahli virus asal Thailand yang memiliki minat langsung untuk memantau ancaman pandemi berikutnya.

Bekerja sebagai peneliti di Red Cross Emerging Infectious Disease-Health Science Centrer, lembaga yang meneliti penyakit infeksi baru di Bangkok, ia telah menganalisa banyak sampel spesies, termasuk kelelawar dan menemukan hewan ini bisa menimbulkan ancaman baru, seperti halnya covid-19.

Ia dan timnya kebanyakan menemukan virus Corona, tetapi juga penyakit mematikan lainnya yang dapat menular ke manusia. Salah satunya virus Nipah. Virus ini dibawa oleh kelelawar buah, yang merupakan inangnya.

“Ini sangat mengkhawatirkan karena belum ada obatnya dan tingkat kematian yang tinggi akibat virus ini,” katanya dikutip dari BBC.

Angka kematian virus Nipah berkisar antara 40 hingga 75 persen, tergantung di mana wabah itu terjadi.

Bukan hanya Wacharapluesadee yang khawatir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) setiap tahunnya juga meninjau daftar patogen yang bisa menyebabkan kondisi kedaruratan esehatan masyarakat.

Mereka fokus pada patogen yang paling mengancam kesehatan manusia, yang berpotensi menjadi pandemi, dan yang belum ada vaksinnya.

Nyatanya, virus Nipah masuk ke dalam 10 besar daftar tersebut. Wabah ini pernah dilaporkan terjadi di Asia sehingga WHO khawatir virus ini akan terus ada di masa depan.

Apa yang menyebabkan virus Nipah sangat mematikan?
Ada beberapa alasan virus Nipah sangat berbahaya. Pertama, masa inkubasinya yang lama (dilaporkan hingga 45 hari dalam satu kasus), artinya inang yang terinfeksi tidak menyadari mereka sakit dan menyebarkannya.

Apa saja gejala yang timbul jika terinfeksi virus Nipah?

Virus ini juga bisa menginfeksi banyak jenis hewan dan menambah kemungkinan penyebarannya. Virus Nipah dapat menular melalui kontak langsung atau mengonsumsi makanan yang terkontaminasi.

Seseorang yang terinfeksi virus Nipah mungkin mengalami gejala pernapasan termasuk batuk, sakit tenggorokan, sakit dan kelelahan, dan ensefalitis, pembengkakan otak yang dapat menyebabkan kejang dan kematian.

Wabah virus Nipah sudah pernah terjadi
Laporan penyebaran virus Nipah ke manusia dilaporkan terjadi pada beberapa tahun silam. Dikutip dari laman WHO, wabah Nipah sempat terjadi di Malaysia pada tahun 1998 yang juga mempengaruhi Singapura, yang menyebabkan sedikitnya 100 orang meninggal dunia.

Dalam wabah berikutnya di Bangladesh dan India, konsumsi buah-buahan atau produk buah-buahan (seperti jus kurma mentah) yang terkontaminasi dengan urin atau air liur dari kelelawar buah yang terinfeksi disebut sebagai penyebab infeksi yang paling memungkinkan.

Penularan virus Nipah dari manusia ke manusia juga telah dilaporkan di antara keluarga dan perawat pasien yang terinfeksi.

Saat ini WHO telah memasukkan virus Nipah sebagai penyakit prioritas untuk Penelitian dan Pengembangan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Hamil Ideal Maksimal Usia 35: Penjelasan Medis yang Perlu Kamu Ketahui

29 Maret 2024 - 12:19 WITA

hamil ,hamil di usia tua, risiko hamil di atas 35 tahun ,kehamilan,ciri ciri orang hamil mengenal tanda tanda awal kehamilan

Penyakit Gula: Apa itu Diabetes?

17 Desember 2022 - 08:24 WITA

Penyakit Gula: Apa itu Diabetes?

3 Alasan Telur Ayam Cocok Jadi Menu Diet

16 Juli 2022 - 17:38 WITA

3 Alasan Telur Ayam Cocok Jadi Menu Diet

Ahli Beri Penjelasan Agar Masyarakat Tak Ragu Divaksin Saat Puasa Ramadan

7 April 2022 - 20:04 WITA

4 Manfaat Minyak Goreng bagi Kesehatan Tubuh

7 April 2022 - 04:29 WITA

Manfaat Minyak Goreng bagi Kesehatan Tubuh

6 Tips Makan Bagi Penderita Asam Lambung

2 April 2022 - 03:10 WITA

6 Tips Makan Bagi Penderita Asam Lambung Agar Tidak Mudah Kambuh
Trending di Kesehatan