Sambutan Hangat Masyarakat Gumi Mekepung untuk Presiden Prabowo

Sapaan, lambaian tangan, hingga bendera Merah Putih yang berkibar menghadirkan interaksi hangat antara Presiden Prabowo dan masyarakat Jembrana. (Foto: Presidenri.go.id)

Kontras.co.id — Kedatangan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, di Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026), disambut hangat dan penuh antusiasme oleh masyarakat.

Suasana berbeda terasa di sepanjang perjalanan Presiden Prabowo menuju lokasi kunjungan kerja di PLTS Site Gilimanuk. Warga dari berbagai kalangan tampak memadati sisi jalan untuk menyaksikan langsung kedatangan Kepala Negara di wilayah yang dikenal dengan julukan Gumi Mekepung.

Sejak pagi, anak-anak, pelajar, hingga orang tua terlihat berjajar di sepanjang jalur yang dilalui rombongan Presiden. Mereka menunggu dengan penuh semangat, membawa bendera Merah Putih dan berbagai tulisan sebagai bentuk penghormatan sekaligus ucapan selamat datang kepada Presiden Prabowo.

Pemandangan semakin semarak ketika kendaraan Maung yang membawa Presiden melintas. Bendera Merah Putih berukuran kecil dikibarkan warga, sementara sejumlah masyarakat membentangkan papan berisi pesan-pesan penyambutan.

Tak hanya itu, beberapa warga bahkan membawa miniatur Garuda Pancasila. Simbol tersebut menjadi bagian dari ekspresi kecintaan masyarakat terhadap bangsa sekaligus menyambut kehadiran Presiden di tengah masyarakat Jembrana.

Dari atas kendaraan yang ditumpanginya, Presiden Prabowo terlihat membalas sambutan masyarakat. Beberapa kali Kepala Negara melambaikan tangan kepada warga yang telah berdiri di sepanjang jalan.

Interaksi tersebut semakin hangat ketika Presiden menyempatkan diri menghampiri sejumlah warga. Presiden Prabowo terlihat menyalami masyarakat secara langsung, yang kemudian disambut dengan antusias dan kegembiraan.

“Selamat Datang di Gumi Mekepung,” demikian salah satu pesan yang dibentangkan warga untuk menyambut kedatangan Presiden.

Sambutan masyarakat Jembrana juga tidak hanya berisi ucapan selamat datang. Sejumlah pesan turut menyoroti agenda Presiden Prabowo terkait pengembangan energi bersih di Bali, khususnya pemanfaatan energi surya.

“Sukseme Bapak Presiden, Bali Energi Bersih,” tertulis pada salah satu papan yang dibawa masyarakat.

Baca juga :  8.369 Kasus Baru Corona di Indonesia

Pesan lainnya menyuarakan harapan agar kehadiran pembangkit listrik tenaga surya dapat semakin memperkuat kemandirian energi di Pulau Dewata.

“PLTS mewujudkan Bali yang Mandiri dan Berenergi,” serta “Terima Kasih Terwujudnya PLTS Bali,” menjadi sejumlah tulisan yang terlihat di sepanjang perjalanan Presiden menuju Gilimanuk.

Antusiasme masyarakat tersebut membuat perjalanan Presiden menuju lokasi agenda kerja terasa lebih dari sekadar perjalanan protokoler. Ada sapaan, lambaian tangan, senyum, hingga interaksi langsung yang memperlihatkan kedekatan antara Kepala Negara dan masyarakat.

Bagi warga Jembrana, momen tersebut menjadi kesempatan untuk menyampaikan langsung sambutan dan harapan mereka kepada Presiden Prabowo. Sementara bagi Presiden, sambutan masyarakat menjadi bagian dari perjalanan kunjungan kerja yang berlangsung dalam suasana penuh kehangatan.

Di tengah deretan bendera Merah Putih yang berkibar dan sorak warga yang menyambut, Gumi Mekepung memperlihatkan wajah masyarakat Jembrana yang antusias menyambut kedatangan Kepala Negara.

Kehadiran Presiden Prabowo di Jembrana pun meninggalkan suasana hangat—sebuah perjumpaan antara pemimpin dan masyarakat yang berlangsung sederhana, namun penuh makna.

Sources: Presidenri.go.id