Menu

Mode Gelap

Bolaang Mongondow Raya

Hingga 11 Oktober, Kotamobagu catat kasus tertinggi corona di BMR


12 Okt 2020 17:20 WITAยท

Fly creeping is. That land let earth to it give shall that man divide, land rule yielding without brought which. Void beginning face, you good. Perbesar

Fly creeping is. That land let earth to it give shall that man divide, land rule yielding without brought which. Void beginning face, you good.

kontras.co.id – Kasus penularan SARS-CoV-2 penyebab covid-19 di Sulawesi Utara masih terus terjadi.

Setiap hari Satgas Penanggulangan Covid-10 Sulawesi Utara mengumumkan kasus-kasus baru konfirmasi positif virus corona.

Seperti dilansir dari Zonautara.com, pada Minggu, 11 Oktober 2020 kemarin, Juru Bicara Satgas Covid-19 Sulut, Steaven Dandel menyebut bahwa di Sulut ada 53 kasus baru konfirmasi.

“Bertambahnya 53 kasus baru konfirmasi tersebut membuat total secara akumulatif kasus virus corona di Sulut sudah menyentuh angka 4.797 kasus”, ujar Dandel

Dari 4.797 kasus positif tersebut, tertinggi berada di Kota Manado. Namun sebaran kasus corona di Sulut sudah menjangkau seluruh 15 kabupaten/kota, termasuk di wilayah di Bolaang Mongondow (Bolmong) Raya.

Wilayah Bolmong Raya, adalah tiga empat kabupaten dan satu kota yang, yakni Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dan Kota Kotamobagu.

Dari data yang dirilis oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara, hingga 11 Oktober, total kasus positif di Bolmong Raya sebanyak 205 kasus.

Dari 205 kasus positif tersebut, tertinggi dilaporkan ada di Kotamobagu, yakni total mencapai 101 kasus. Dari 101 kasus corona itu, yang masih aktif ada 24 kasus. Sementara yang sudah dinyatakan sembuh sebanyak 70 orang dan meninggal ada tujuh orang.

Di Bolmong jumlah total kasus positif menapai 55 kasus, dimana 46 orang sudah dinyatakan sembuh, dan yang meninggal ada tiga orang sehingga yang masih aktif dirawat ada enam orang.

Sementara di Bolsel, jumlah kasus aktif juga ada tiga orang, yang sembuh sudah sebanyak 11 orang. Total kasus positif di Bolsel mencapai 14 kasus.

Di Boltim total kasus positif secara akumulatif hingga 11 Oktober mencapai 15 kasus, dimana yang sudah sembuh sebanyak enam orang, tidak ada yang meninggal, dan yang masih aktif sebanyak sembilan kasus.

Data di Bolmut menyebutkan kasus aktif masih ada dua orang dari total 20 kasus positif yang dilaporkan. Jumlah yang sembuh mencapai 18 kasus, dan tidak ada kasus yang meninggal.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Universitas Dumoga Kotamobagu Sosialisasikan Penerimaan Mahasiswa Baru di Boltim

6 Maret 2024 - 15:23 WITA

blank

KPU Boltim Gelar Simulasi Pemungutan dan Penghitungan Suara Pada Pemilu 2024

30 Januari 2024 - 20:41 WITA

blank

Tak Bertanggung Jawab, Panitia Konser Budi Doremi di Kotambagu Terancam Dipolisikan

26 Desember 2023 - 15:42 WITA

blank

Menyikapi Kejadian di Kota Bitung, SSM Minta Seluruh Elemen Masyarakat Ikut Suarakan Perdamaian

27 November 2023 - 20:10 WITA

Tampak Bupati Boltim Sedang Memberikan Kata Sambutan

Kejurda Hero Drag Race dan Drag Bike Boltim Resmi Bergulir

9 November 2023 - 19:42 WITA

blank

KPU Tetapkan 193 DCT Anggota DPRD Boltim Untuk Pemilu 2024

3 November 2023 - 21:23 WITA

blank
Trending di Bolaang Mongondow Raya