Menu

Mode Gelap

Berita Nasional

Boeing 737-500 yang dipakai untuk Sriwijaya Air sudah diperingatkan FAA bermasalah


10 Jan 2021 17:17 WITA·

Boeing 737-500 yang dipakai untuk Sriwijaya Air sudah diperingatkan FAA bermasalah Perbesar

KONTRAS MEDIA – Dilansir dari Zonautara.com, Federal Aviation Administration (FAA) atau regulator penerbangan sipil di AS pada Juli 2020 telah memberi peringatan pada pesawat Boeing 737 New Generation dan Classic atau B737-500.

FAA mewanti-wanti bahwa ada potensi masalah di sistem pesawat itu jika terparkir selama tujuh hari berturut-turut atau lebih.

Pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu pada Sabtu (9/01/2021) menggunakan pesawat Boeing 737-500.

Reuters memberitakan, peringatan FAA itu ditujukan bagi 2.000 pesawat Boeing 737 New generation dan Classic yang diparkir.

FAA menyebut bahwa ada potensi korosi pada bagian air valve check jika pesawat jenis itu terparkir selama tujuh hari berturut-turut atau lebih.

Jika bagian itu mengalami korosi, maka harus diganti sebelum pesawat terbang. Boeing saat menerima peringatan itu meminta operator yang menggunakan B737-500 untuk melakukan inspeksi pesawat.

“Katup rawan korosi jika pesawat diparkir atau jarang digunakan karena berkurangnya jadwal penerbangan selama pandemi covid-19,” tulis Boeing saat itu.

Pesawat Boeing 737-500 Classic yang dioperasikan Sriwijaya Air jatuh di Kepulauan Seribu Sabtu (9/1/2021). Pesawat sebelumnya dinyatakan telah hilang kontak pada hari ini tanggal 9 Januari 2021 pukul 14.40 WIB.

Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 itu mengangkut 6 awak pesawat. Adapun rincian penumpang dalam penerbangan SJ-182 adalah 40 dewasa, 7 anak-anak, 3 bayi dan 6 awak Sriwijaya Air.

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan kronologi kecelakaan pesawat. Pesawat Sriwijaya Air SJY 182 take off dari Bandara Soekarno Hatta menuju Pontianak pada pukul 14.36 WIB. Pada pukul 14.37 WIB melewati 1700 kaki dan melakukan kontak dengan Jakarta Approach. Pesawat diizinkan naik ke ketinggian 29.000 kaki dengan mengikuti Standard Instrument Departure.

Pukul 14.40 WIB, Jakarta Approach melihat pesawat Sriwijaya Air tidak ke arah 075 derajat melainkan ke Barat Laut (North West), oleh karenanya ditanya oleh ATC untuk melaporkan arah pesawat.

ZONAUTARA.COM

Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Konser Kali Kedua di Jakarta, Ed Sheeran Gunakan Music Performer Visa

4 Maret 2024 - 12:02 WITA

blank

Wali Kota Asripan Nani Bersama Forkopimda, Ketua KPU dan Bawaslu Kotamobagu Pantau Kesiapan TPS

13 Februari 2024 - 21:30 WITA

blank

Border, Prosperity dan Security Jadi Fokus Utama Rapat Pimpinan Imigrasi

31 Januari 2024 - 10:15 WITA

blank

Belajar Soal Sistem Keterbukaan Informasi, Komisi II DPRD Tomohon Kunker ke Diskominfo Kotamobagu

16 Januari 2024 - 15:19 WITA

blank

Sukseskan Pilkda 2024, KPU dan Pemda Boltim Teken NPHD

10 Januari 2024 - 18:03 WITA

blank

Jadi Lokasi Zikir dan Doa Sambut Tahun Baru 2024, Kesiapan Eks Rujab Ilongkow Ditinjau Pj Wali Kota

30 Desember 2023 - 19:59 WITA

blank
Trending di News