Kontras.co.id – Empat warga dilaporkan hilang dan tersesat di kawasan Hutan Mintu, wilayah perbatasan antara Kabupaten Bolaang Mongondow Timur dan Kabupaten Minahasa Selatan. Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan oleh keluarga, masyarakat, dan pemerintah setempat.
Keempat warga yang dilaporkan hilang masing-masing bernama Yoce Siwu (56), Jhonli Kuhu (65), Elki Komaling (47), dan Agu Komaling (71). Mereka diketahui melakukan perjalanan ke wilayah Hutan Mintu pada Senin siang melalui jalur Desa Kekenturan.
Berdasarkan informasi yang disampaikan Audy Malonda selaku Tonaas Waraney Tanah Toar Lumimuut, lokasi terakhir para korban berada di kawasan Tambang Mintu, Desa Atoga, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur, dengan titik koordinat 0°44’32.2″N dan 124°31’54.4″E.
Menurut kronologi kejadian, para korban sempat melakukan komunikasi dengan keluarga pada Selasa sore. Saat itu mereka mengabarkan sedang dalam perjalanan menuju arah perkebunan Dodap. Namun karena hari mulai gelap, mereka memutuskan bermalam di kawasan hutan yang berada dekat perkebunan di wilayah Boltim.
Pada Rabu pagi, para korban kembali memberikan kabar bahwa mereka akan melanjutkan perjalanan menuju Desa Dodap. Namun dalam perjalanan tersebut mereka menghadapi medan yang sangat curam sehingga mengalami kesulitan untuk melintas dan diduga kehilangan arah.
Menerima informasi tersebut, keluarga bersama masyarakat langsung bergerak melakukan pencarian. Sedikitnya 11 orang telah terlibat dalam upaya pencarian awal, di antaranya Yoce S, Elki K, Agu K, Jhonli K, Ayi K, Melki L, Dolvi T, David P, Rein K, Rendy, dan Ferry K.
Selain keluarga, pemerintah setempat juga telah melakukan berbagai upaya pencarian terhadap para survivor yang hingga kini belum ditemukan. Namun kondisi medan hutan yang berat dan luasnya area pencarian menjadi kendala utama dalam proses evakuasi.
Masyarakat dan keluarga berharap agar Tim Search and Rescue (SAR) dapat segera turun tangan untuk membantu proses pencarian. Kehadiran tim profesional dinilai sangat penting guna mempercepat upaya penyelamatan dan memastikan kondisi para korban yang diduga masih berada di dalam kawasan hutan.
Bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan para korban, dapat menghubungi Audy Malonda melalui nomor telepon 085240689990.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih terus berlangsung dan keluarga berharap keempat warga tersebut dapat segera ditemukan dalam keadaan selamat.***












