Menu

Mode Gelap

Kotamobagu

World Water Forum ke-10 Majukan UMKM dan Pariwisata Indonesia


27 Apr 2024 11:30 WITA·

images Perbesar

images

KONTRAS.CO.ID – Penyelenggaraan World Water Forum ke-10 di Nusa Dua, Bali pada 18–25 Mei 2024 membawa banyak dampak positif bagi Indonesia sebagai tuan rumah. Selain sebagai ajang promosi pariwisata, kehadiran forum air internasional terbesar di dunia ini juga akan mengangkat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) ke panggung global.

Demikian dikatakan Ketua Bidang V Fair and Expo World Water Forum ke-10 sekaligus Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, dalam keterangannya, Jumat (26/4/2024).

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif telah menyiapkan produk ekonomi kreatif dan UMKM khususnya yang ada di Bali di antaranya kuliner dan produk kerajinan yang saat ini telah dikurasi yang salah satunya untuk cendera mata. “Ada kuliner, teh, kopi, kain tenun Bali (Endek), serta produk kerajinan tangan,” ujar Sandi.

Gelaran World Water Forum ke-10 memang menjadi kesempatan emas bagi Indonesia untuk memperkenalkan beragam keunggulan termasuk keragaman budaya serta pariwisata, khususnya Bali kepada dunia. Salah satu yang juga akan ditampilkan adalah prosesi melukat atau Balinese Water Purification Ceremony yang merupakan ritual adat khas Bali dengan konsep kegiatan Rahina Tumpek Uye dan Upacara Segara Kerthi.

Kemenparekraf akan memfasilitasi para delegasi untuk menyelami prosesi melukat yang secara khusus memiliki makna spiritual bagi masyarakat Bali. Prosesi melukat ini juga nantinya akan melibatkan pemerintah daerah setempat.

“Di masa akhir pemerintahan Presiden Jokowi kita akan menyiapkan forum ini sebagai event to remember. Kami akan menyiapkan prosesi side event tersebut di beberapa lokasi,” ujar Sandiaga.

Kemenparekraf bekerja sama dengan Jejak.in juga akan menawarkan paket perhitungan jumlah emisi karbon yang dikeluarkan oleh para delegasi melalui carbon footprint calculator selama mereka melakukan perjalanan ke Bali. Tujuannya agar pada delegasi berkontribusi terhadap keberlanjutan lingkungan melalui penanaman mangrove dan restorasi terumbu karang.

Baca Berita Lainnya :  Rawan Longsor dan Banjir, BPBD Kotamobagu Imbau Warga di 11 Kelurahan san Desa Waspada Bencana

Kemudian, Kemenparekraf juga akan berpartisipasi pada Indonesia Pavilion dengan mengisi konten-konten pariwisata dengan virtual reality (VR), penjualan paket wisata low carbon, rangkaian fair & expo, penyediaan suvenir dan goodie bag Wonderful Indonesia, menghadirkan konten dan aktivasi gim yaitu “Lokapala”, hingga memamerkan dan menjual produk-produk UMKM pilihan dan berkualitas melalui planogram.

“Jadi itu yang kami tawarkan sebagai bagian dari side event atau dukungan kami untuk acara ini dan bagi para peserta maupun juga petinggi-petinggi tingkat kepala negara maupun menteri yang akan hadir di World Water Forum bulan depan,” kata Sandiaga.

Sementara Wakil Ketua Sekretariat Panitia Penyelenggara Nasional World Water Forum ke-10 sekaligus Staf Ahli Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja mengatakan bahwa World Water Forum ke-10 menjadi momentum bagi Indonesia untuk memberi pengaruh besar terhadap arah kebijakan di bidang air.

“Sejak awal pada berbagai forum Indonesia memang konsisten mendorong persoalan air untuk dibahas di level tertinggi. Harus ada dorongan kuat dari para pengambil kebijakan,” kata Endra di Jakarta.

Prosesi melukat akan membuka rangkaian acara World Water Forum ke-10. Selain mengikuti ritual adat khas Bali tersebut, para tamu juga dapat menikmati makanan khas, tarian daerah, serta kebudayaan Indonesia pada agenda Cultural Night (Farewell).

Sebagai ajang promosi pariwisata, setelah rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 selesai, para peserta juga akan diajak field trip mengunjungi destinasi wisata Bali seperti Museum Air di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud. (PUPR, Novi/Kemparekraf/TR/Elvira Inda Sari)
*****

Artikel ini telah dibaca 16 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Pj Wali Kota Asripan Nani Tinjau Stand Pameran UMKM dan Lomba MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulu

11 Juni 2024 - 19:31 WITA

blank

Diserahkan Langsung Pj Wali Kota Asripan Nani, Poktan di Kotamobagu Dapat Bantuan Traktor dari Pemkot

11 Juni 2024 - 17:21 WITA

blank

Didampingi Pj Wali Kota, Wagub Sulut Steven Kandouw Buka Secara Resmi MTQ ke XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Kotamobagu

11 Juni 2024 - 11:57 WITA

blank

Dibuka Wagub Steven Kandouw, MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulawesi Utara Resmi Dimulai

11 Juni 2024 - 01:39 WITA

blank

Didampingi Pj Wali Kota dan Ketua DPRD Kotamobagu, Wagub Steven Kandouw Resmikan MTQ ke-30 Tingkat Provinsi Sulut

11 Juni 2024 - 00:39 WITA

blank

Marching Band IPDN Kampus Sulawesi Utara Meriahkan Pembukaan MTQ ke-30 di Kotamobagu

10 Juni 2024 - 20:21 WITA

blank
Trending di Kotamobagu