Menu

Mode Gelap

Kotamobagu

Hapus Kemiskinan Ekstrim di Kotamobagu, Kepala Desa dan Lurah Diminta Serius


20 Feb 2023 17:27 WITA·

Sekda Kotamobagu, Sofyan Mokoginta Perbesar

Sekda Kotamobagu, Sofyan Mokoginta

KONTRAS.CO.IDPemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait percepatan penghapusan kemiskinan ekstrim di wilayah Kotamobagu pada pekan lalu.

Hal itu untuk menindaklanjuti Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2022 tentang percepatan penghapusan kemiskinan ekstrem.

Sekertaris Daerah (Sekda) Kotamobagu Sofyan Mokoginta mengatakan, Rakor hari ini merupakan tindak lanjuti rapat yang telah dilaksanakan beberapa minggu lalu.

“Ada data kemiskinan yang harus kita verifikasi kembali, untuk menentukan sasaran miskin ekstrim, jadi rapat kedua ini untuk menentukan nama-nama yang masuk pada kategori miskin ekstrim, untuk menentukan data tersebut sangadi maupun lurah mempresentasikan lengkap dengan foto dan berita acara,” katanya.

Menurut Sofyan, jika data ini sudah lengkap Pemkot akan melaporkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Nanti data yang sudah ada ini akan dilaporkan ke kemendagri untuk dilakukan penyesuaian data,” ujarnya.

Sofyan menuturkan dari data, Pemerintah dapat melihat potret kemiskinan ekstrem yang ada di Kotamobagu.

“Dari data ini kita bisa melihat ini potret kemiskinan ekstrem, sehingga ada hadir beberapa OPD, dan menentukan langkah apa yang akan kita ambil melalui program kegiatan dan diharapkan itu tepat sasaran,” jelasnya.

Sofyan juga berharap agar melalui penetapan sasaran yang tepat maka pemkot dapat nol kan miskin ekstrim di Kotamobagu.

“Tentu dengan melalui penetapan sasaran yang tepat maka akan ada intervensi program kegiatan yang tepat sasaran diharapkan dia tepat sasaran maka miskin ekstrim ini bisa di nol kan,” tandasnya.

Sementara, Kepala Bapelitbangda Kotamobagu, Adnan Masinae menambahkan Rakor ini merupakan amanah Wali Kota Kotamobagu untuk segera menuntaskan miskin ekstrem, sesuai dengan instruksi presiden no 4 tahun 2022 tentang rencana penghapusan kemiskinan ekstrem.

Baca Berita Lainnya :  Cegah Penularan Covid-19, KBM di Kotamobagu Masih Gunakan Metode Daring

“Sangadi dan Lurah harus betul-betul melihat masyarakat miskin ekstrim ini, jangan main-main karena ada ikatan emosional dan lain sebagainya, kemudian dimasukkan dalam kriteria, padahal tidak masuk sama sekali dalam kriteria, begitu juga sebaliknya justru yang masuk kriteria tidak dimasukan dalam data,” pungkasnya.

Sources: BolmongNews/Miranti Manangin

Artikel ini telah dibaca 3 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Prestasi Gemilang Kota Kotamobagu di MTQ ke-30: Juara Pertama Fahmil Qur’an Putra dan Putri

14 Juni 2024 - 16:57 WITA

blank

Mini Lokakarya Jadi Salah Satu Cara Dinas PP dan KB Tekan Angka Stunting di Kotamobagu

13 Juni 2024 - 12:53 WITA

blank

Pekerjaan Peningkatan Jalan Nurul Iman Desa Poyowa Besar Satu Masuk PHO

13 Juni 2024 - 12:48 WITA

blank

Wakili Pj Wali Kota, Sekda Sofyan Mokoginta Hadiri Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Polres Kotamobagu

12 Juni 2024 - 12:45 WITA

blank

Pj Wali Kota Asripan Nani Tinjau Stand Pameran UMKM dan Lomba MTQ XXX Tingkat Provinsi Sulu

11 Juni 2024 - 19:31 WITA

blank

Diserahkan Langsung Pj Wali Kota Asripan Nani, Poktan di Kotamobagu Dapat Bantuan Traktor dari Pemkot

11 Juni 2024 - 17:21 WITA

blank
Trending di Kotamobagu