Menu

Mode Gelap

Kotamobagu

Waspada Cuaca Ekstrem: BPBD Kotamobagu Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam


28 Jun 2024 21:30 WITAยท

Waspada Cuaca Ekstrem: BPBD Kotamobagu Imbau Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Terhadap Bencana Alam Perbesar

KONTRAS.CO.ID – Beberapa pekan terakhir, wilayah Bolaang Mongondow Raya, khususnya Kota Kotamobagu, mengalami cuaca ekstrem yang mengkhawatirkan. Curah hujan yang tinggi menjadi ancaman serius karena dapat memicu berbagai bencana alam seperti banjir dan tanah longsor.

Dalam menghadapi situasi ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotamobagu terus mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan siap menghadapi kemungkinan terburuk.

Tingginya Curah Hujan dan Potensi Banjir

Curah hujan yang tinggi selama beberapa pekan terakhir meningkatkan risiko terjadinya banjir di beberapa daerah di Kotamobagu. Banjir dapat terjadi dengan cepat dan berdampak luas, mengakibatkan kerugian materi dan non-materi. Kepala BPBD Kotamobagu, Asriyanti, menekankan pentingnya kewaspadaan masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai. Masyarakat diharapkan selalu memantau kondisi air sungai dan segera melaporkan jika terjadi peningkatan yang signifikan.

Selain itu, penting bagi masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama di saluran air dan sungai. Sampah yang menumpuk dapat menyumbat aliran air dan memperparah kondisi banjir. Pemerintah setempat juga telah menginstruksikan untuk melakukan pembersihan saluran air secara rutin sebagai langkah pencegahan.

Ancaman Tanah Longsor di Daerah Lereng Bukit

Tidak hanya banjir, curah hujan tinggi juga meningkatkan risiko tanah longsor, terutama di daerah yang berada di lereng bukit. Tanah yang jenuh air cenderung lebih mudah bergerak dan menyebabkan longsor. Masyarakat yang tinggal di daerah rawan longsor diimbau untuk selalu waspada dan segera evakuasi jika ada tanda-tanda longsor, seperti retakan di tanah atau dinding bangunan.

BPBD Kotamobagu juga meminta masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang dapat memperparah kondisi tanah, seperti penebangan pohon yang berlebihan atau pembangunan tanpa perencanaan yang matang. Menjaga kelestarian lingkungan dengan menanam pohon dan memperkuat struktur tanah adalah langkah preventif yang sangat penting.

Baca Berita Lainnya :  Wali Kota Tatong Bara: Selamat Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah, Mohon Maaf Lahir dan Batin

Peran Aktif Masyarakat dalam Menghadapi Bencana

Menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana alam, peran aktif masyarakat sangatlah penting. Pemerintah Kotamobagu melalui BPBD telah menyusun berbagai strategi dan langkah-langkah mitigasi, namun tanpa dukungan dan partisipasi masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal. Berikut beberapa langkah yang bisa diambil oleh masyarakat:

Edukasi dan Informasi: Masyarakat diharapkan untuk selalu update dengan informasi cuaca terkini melalui media yang terpercaya. BPBD Kotamobagu juga aktif memberikan informasi melalui berbagai saluran komunikasi, termasuk media sosial dan radio lokal.

Kesiapsiagaan: Setiap keluarga diharapkan memiliki rencana darurat yang jelas, termasuk jalur evakuasi dan lokasi titik kumpul. Pastikan semua anggota keluarga mengetahui dan memahami rencana ini.

Kebersamaan dan Solidaritas: Dalam situasi bencana, kebersamaan dan solidaritas antarwarga sangatlah penting. Saling membantu dan mendukung, terutama bagi mereka yang lebih rentan seperti lansia dan anak-anak, adalah kunci untuk menghadapi bencana dengan lebih baik.

Upaya Pemerintah dalam Menghadapi Cuaca Ekstrem

Pemerintah Kotamobagu melalui BPBD tidak hanya mengimbau, tetapi juga aktif melakukan berbagai upaya untuk mengurangi risiko bencana. Beberapa langkah yang telah dilakukan antara lain:

Pemantauan dan Peringatan Dini: BPBD Kotamobagu bekerja sama dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca secara real-time dan memberikan peringatan dini kepada masyarakat. Informasi ini disebarkan melalui berbagai saluran agar dapat diterima dengan cepat dan luas.

Penyediaan Sarana dan Prasarana: Pemerintah telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk menghadapi bencana, seperti peralatan evakuasi, tempat penampungan sementara, dan stok logistik yang mencukupi.

Pelatihan dan Simulasi: BPBD Kotamobagu secara rutin mengadakan pelatihan dan simulasi penanganan bencana bagi masyarakat. Tujuannya agar masyarakat lebih siap dan terlatih dalam menghadapi situasi darurat.

Baca Berita Lainnya :  Pj. Wali Kota Asripan Nani dan Deputi Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Perpustakaan Nasional RI Resmikan Gedung Perpustakaan Kotamobagu
Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Repdem Kotamobagu: Tidak Ada Keraguan, Meiddy Makalalag Pantas Memegang Mandat Partai

28 Juni 2024 - 17:03 WITA

blank

Implementasi Smart City di Kota Kotamobagu Dievaluasi, Tim Asesor Beri Apresiasi

27 Juni 2024 - 16:37 WITA

blank

Pj Wali Kota Asripan Nani Bersama Forkopimda Hadiri Rakor Kesiapan Pilkada Serentak 2024

26 Juni 2024 - 22:19 WITA

blank

Kabar Gembira! Pemkot Kotamobagu Kembali Gelar Lomba Innovative Government Award 2024, Cek di Sini Pendaftarannya

26 Juni 2024 - 20:03 WITA

blank

Pj Wali Kota Asripan Nani Buka Secara Resmi Bimtek Tata Cara Pengadaan Barang dan Jasa, Hingga Penyusunan RKA dan RBA

26 Juni 2024 - 15:35 WITA

blank

Ini Jumlah CBP Kotamobagu Yang Sudah Terealisasi Januari Hingga Mei 2024

25 Juni 2024 - 19:00 WITA

blank
Trending di Kotamobagu