Kontras.co.id – RSUD Kotamobagu terus memperkuat kualitas pelayanan melalui penekanan pada komunikasi efektif tenaga kesehatan (nakes) kepada pasien.
Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan yang tidak hanya mengandalkan fasilitas maupun teknologi medis, tetapi juga interaksi manusiawi yang menjadi inti dari layanan kesehatan.
Direktur RSUD Kotamobagu, dr. Tanty Korompot, M.M.Kes, menjelaskan bahwa komunikasi yang baik merupakan langkah awal dalam membangun kepercayaan pasien terhadap rumah sakit.
Menurutnya, pasien yang merasa dihargai dan didengarkan akan lebih kooperatif dalam menjalani proses perawatan.
Pihak rumah sakit secara berkala memberikan pembekalan dan pelatihan kepada nakes terkait teknik komunikasi yang sederhana, jelas, dan empatik.
Hal ini bertujuan agar setiap pesan medis tersampaikan dengan baik, sehingga pasien maupun keluarga tidak salah memahami informasi terkait kondisi kesehatan mereka.
Selain itu, RSUD Kotamobagu juga menekankan pentingnya penyampaian informasi secara terbuka, terutama terkait diagnosis, prosedur pemeriksaan, hingga rencana pengobatan.
Transparansi semacam ini diyakini turut menumbuhkan rasa aman serta meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap pelayanan rumah sakit.
Komitmen pelayanan prima yang diusung RSUD Kotamobagu tidak berhenti pada aspek medis semata.
Rumah sakit terus mendorong budaya kerja ramah dan responsif, mulai dari petugas administrasi, perawat, hingga dokter spesialis, agar pasien merasakan kenyamanan sejak awal hingga akhir proses pelayanan.
Menurut dr. Tanty, pelayanan kesehatan yang optimal adalah gabungan antara kompetensi tenaga medis, fasilitas memadai, dan interaksi yang humanis.
“Pelayanan prima harus dirasakan langsung oleh pasien, bukan hanya menjadi slogan,” ujarnya menegaskan.
Dengan berbagai peningkatan tersebut, RSUD Kotamobagu berharap terus menjadi rujukan masyarakat dan menghadirkan pengalaman pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga penuh kepedulian.
Upaya memperkuat komunikasi efektif menjadi salah satu langkah nyata rumah sakit dalam membangun kepercayaan publik dan meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.***









