Kontras.co.id – Di sela agenda Kunjungan Kerja (Kunker) yang dirangkaikan dengan silaturahmi bersama Gubernur Provinsi Gorontalo, Gusnar Ismail, serta Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan Ismail, Wali Kota Kotamobagu, Weny Gaib, kembali menegaskan komitmennya terhadap pembangunan sumber daya manusia, khususnya generasi muda daerah.
Meski disibukkan dengan rangkaian kegiatan pemerintahan, Wali Kota menyempatkan diri bertatap muka dengan mahasiswa dan mahasiswi asal Kotamobagu yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo beberapa waktu lalu.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi wadah silaturahmi sekaligus dialog terbuka antara pemerintah daerah dan para mahasiswa perantau. Dalam kesempatan itu, Wali Kota mendengarkan secara langsung beragam aspirasi, ide, serta kendala yang dihadapi mahasiswa, termasuk harapan mereka terkait keberadaan Asrama Mahasiswa Kotamobagu di Gorontalo.
“Kami mendengarkan langsung pengalaman, tantangan, dan harapan adik-adik mahasiswa. Kami juga memberikan dorongan agar terus belajar, berprestasi, dan menjaga nama baik Kotamobagu di tanah perantauan. Insya Allah, aspirasi terkait asrama mahasiswa akan kami upayakan ke depan. Hal ini juga sudah kami sampaikan kepada Gubernur Gorontalo, mengingat banyaknya mahasiswa Kotamobagu yang menempuh pendidikan di sini,” ujar Wali Kota.
Lebih lanjut, Wali Kota menegaskan bahwa mahasiswa yang saat ini menimba ilmu di Gorontalo merupakan aset berharga dan calon penerus pembangunan Kotamobagu yang perlu mendapat perhatian serta pembinaan berkelanjutan.
“Mahasiswa adalah investasi masa depan daerah. Semoga pertemuan sederhana ini dapat mempererat tali kekeluargaan, menumbuhkan rasa cinta terhadap daerah asal, serta memotivasi generasi muda Kotamobagu untuk kelak kembali dan berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah,” tuturnya.









