Soal Penerimaan PTT, Kejati Periksa 3 Orang ASN Pemkot

0

Kontras.co.id- Tiga orang pejabat Pemerintah Kota Bengkulu, Rabu (5/8/2020) memenuhi panggilan tim penyidik pidana khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

Ketiganya yakni, mantan kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Bujang HR, Sekretaris Dinas Statistik Kota Bengkulu, Zazwardi dan mantan Kabag mutasi BKPP Khaidir Anwar guna untuk dimintai keterangan terkait laporan masyarakat tentang penerimaan pegawai tidak tetap (PTT) atau honorer 2018-2019 lalu.

Pantauan media ini, pengambilan keterangan berlangsung 2 jam lebih digedung pidsus kejati Bengkulu. Ketiganya diperiksa secara terpisah oleh tim penyidik.

Sementara, mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Bengkulu, Bujang HR belum mau berkomentar banyak. Namun dirinya membenarkan, pemanggilan tersebut terkait penerimaan PTT 2018-2019.

“iya benar kita dipanggil terkait informasi soal penerimaan ptt tahun 2019, kita dipanggil sesuai dengan tupoksi kita dan yang dipanggil kita aja, semuanya sudah sesuai prosedur,”ujarnya usai keluar dari ruangan pidus Kejati Bengkulu

Terpisah, mantan kabag mutasi BKPP Kota Bengkulu, Khaidir Anwar juga enggan memberikan keterangan lebih lanjut. Dirinya hanya menyarankan untuk menanyakan langsung kepada Bujang HR yang dianggap mengetahui persoalan ini.

“Tanya aja sama pak Bujang HR ya, soalnya beliau yang lebih paham soal ini, kita tadi diperiksa secara terpisah,”sebutnya

Data terhimpun, untuk menelusuri laporan masyarakat terkait penerimaan PTT pemda Kota Bengkulu 2018-2019, tim penyidik pidsus Bengkulu masih akan melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait (Red)

About Author

Leave A Reply