Reses Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sefty Tampung Aspirasi Masyarakat

0

Kontras.co.id- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sefty Yuslinah, M. AP melakukan reses masa persidangan ke II Tahun Sidang 2020, Rabu (6/8/2020) di Kelurahan Jalan Gedang Kota Bengkulu.

Dalam reses tersebut, hadir ketua Rt 02 Kelurahan Jalan Gedang Kota Bengkulu beserta beberapa warga hingga puluhan wartawan. Dalam situasi pandemi Covid-19 ini, tentunya tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman hingga membasuh tangan.

Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat. Seperti yang diungkapkan Ketua rt 02 Kelurahan Jalan Gedang, Iwan Supratman bahwa ada beberapa keluhan warga yang belum adanya solusi dari pemerintah.

Pertama, kata Iwan, persoalan lampu jalan wilayahnya yang secara keseluruhan mati. Hal ini menjadi kekhawatiran warga sekitar terutama mengakibatkan rawan kecelakaan bagi pengendara.

Kedua, sambung Iwan persoalan gedung Bapelkes yang dijadikan tempat isolasi bagi pasien covid-19. Hal ini menakutkan warga, sebab jarak antara Bapelkes tersebut dengan rumah warga sangat dekat. Terlebih belum adanya juga tindakan dari pemerintah atau tim gugus tugas Covid-19 seperti memprioritaskan masyarakat sekitar dengan rutin menyemprotkan cairan disinfektan.

“Awalnya, warga protes karena bapelkes dekat dengan rumah mereka, tanpa kompromi terlebih dahulu bapelkes tiba-tiba dijadikan tempat karantina. Kami sesalkan pemerintah menetapkan tempat karantina tersebut tidak ada kompromi dengan pemerintah dibawah seperti kelurahan maupun rt. Kami berharap, pemerintah provinsi bengkulu khsusnya untuk lebih peduli dengan lokasi sekitaran karantina ini, setidaknya rutin penyemprotan,”ujar Iwan saat menyampaikan keluhan dari warganya.

Menanggapi keluhan ini, Anggota DPRD Provinsi tiga periode ini merespon baik aspirasi yang disampaikan masyarakat. Seperti persoalan lampu jalan. Dirinya menyebutkan hal ini masuk kewenangan Pemerintah Kota Bengkulu. Namun, ia memastikan akan menyampaikan ke pihak-pihak terkait.

Kemudian, keluhan jarak lokasi isolasi bagi pasien Covid-19 dengan rumah warga yang menimbulkan kekhawatiran. Ia berharap agar rutin dilakukan penyemprotan oleh pihak gugus tugas Covid-19.

“kemarin kan ada juga janji pak Walikota untuk memberikan vitamin C kepada masyarakat, kalau tidak salah ribuan vitamin C dijanjikan akan dibagikan. Nah, saya berharap warga sekitar isolasi, diantaranya warga sekitar Bapelkes, Asrama Haji dan LPMP juga dapat,”sebutnya

Diketahui, reses yang dilakukan kali ini merupakan kelanjutan dari reses yang ia laksanakan sebelumnya di Rt 17 Kelurahaan Bentiring.

Aspirasi yang disampaikan bervariasi seperti persoalan pembelajaran daring selama Covid-19. Lalu, dari kalangan mahasiswa juga menyampaikan aspirasi dalam situasi covid ini mereka meminta pemerintah daerah maupun Provinsi bahkan pemerintah pusat bahwa biaya UKT agar diberi keringanan.

Ada juga aspirasi bagaimana anak-anak yang terkena kasus hukum, mereka berharap setelah keluar anak-anak tersebut ada perhatian dari pemerintah agar anak-anak bisa sekolah.

“Semua aspirasi ini kita tampung dan kita respon baik. Pastinya menjadi catatan kita untuk kedepannya,”tutup Sefty

Penulis : Mahmud Yunus

About Author

Leave A Reply