Menu

Mode Gelap

Rehat

Tren TikTok ini Ternyata Berisi Kekerasan dan Akun Porno


30 Apr 2021 15:37 WITAยท

Tren TikTok ini Ternyata Berisi Kekerasan dan Akun Porno Perbesar

TEKNOLOGI, KONTRAS MEDIA – Kemunculan tren TikTok ‘don’t search this up’ yang ternyata menimbulkan masalah. Tagar tersebut dimanfaatkan untuk promosi kekerasan hingga akun porno.

Mengutip BBC News, ada sejumlah video porno hardcore yang ditampilkan sebagai foto profil akun TikTok. Ada pula rekaman pembunuhan pilot Yordania, Muadh al-Kasasbeh, oleh kelompok ISIS, yang dibakar sampai mati di dalam sebuah sel pada tahun 2015.

Akun yang melanggar ketentuan TikTok ini biasanya diberikan nama dengan huruf atau kata-kata yang acak. Akun tersebut tidak punya video lain selain video yang cuplikannya ia unggah sebagai foto profil.

Jadi, pengguna hanya perlu mencari ‘don’t search this up’ dan akan muncul berbagai video yang merekomendasikan sebuah akun. Para ahli sepakat bahwa ada celah TikTok yang berhasil dieksploitasi pihak tidak bertanggung jawab.

“TikTok memiliki reputasi yang cukup positif dalam hal kepercayaan dan keamanan, jadi saya tidak akan menyalahkan mereka karena tidak memiliki kebijakan moderasi dan alat untuk mengatasi tren negatif yang tidak mereka sadari,” kata Roi Carthy, dari perusahaan moderasi media sosial L1ght dikutip dari detik.com.

“Jelas TikTok sedang bekerja untuk menghentikan tren ini. Tapi bagi para pengguna, seperti biasa, kewaspadaan adalah kunci,” sambungnya.

Ia pun meminta para orangtua terus mengenali aplikasi yang digunakan anak-anak mereka demi guna menyadari risiko yang ada.

Sementara itu, TikTok melalui juru bicaranya mengatakan sudah melakukan aksi terkait kabar tersebut.

“Kami telah secara permanen memblokir akun yang berusaha untuk mengelak dari aturan kami melalui foto profil mereka dan kami telah menonaktifkan tagar #dontsearchthisup. Tim keamanan kami melanjutkan analisis mereka dan kami akan terus mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menjaga keamanan komunitas kami,” ujarnya.

TikTok menambahkan bahwa setelah dinonaktifkan, tagar itu tidak dapat ditemukan dalam pencarian atau dibuat lagi. Tim moderasi TikTok juga menganalisis dan menghapus istilah sejenis yang digunakan untuk tren.

Facebook Comments Box
Artikel ini telah dibaca 0 kali

blank badge-check

Penulis Berita

blank blank blank blank
Baca Lainnya

Perbandingan Cloud Hosting dan VPS Hosting: Mana yang Lebih Cocok untuk Situs Web ?

3 April 2024 - 16:22 WITA

cloud hosting vs vps hosting

Perbedaan Antara Shared Hosting, Cloud Hosting, dan VPS Hosting

3 April 2024 - 16:07 WITA

Perbedaan Antara Shared Hosting, Cloud Hosting, dan VPS Hosting

Hamil Ideal Maksimal Usia 35: Penjelasan Medis yang Perlu Kamu Ketahui

29 Maret 2024 - 12:19 WITA

hamil ,hamil di usia tua, risiko hamil di atas 35 tahun ,kehamilan,ciri ciri orang hamil mengenal tanda tanda awal kehamilan

Font-Style untuk Desain Presentasi yang Profesional: Membuat Tampilan yang Mengesankan

18 Maret 2024 - 04:18 WITA

Font-Style untuk Desain Presentasi yang Profesional: Membuat Tampilan yang Mengesankan

Meningkatkan Trafik Website: Strategi Efektif untuk Meningkatkan Visibilitas Online

9 Februari 2024 - 05:57 WITA

Meningkatkan Trafik Website

Strategi Pemasaran Konten: Meningkatkan Pendapatan dengan Tutorial SEO-Friendly

9 Februari 2024 - 05:55 WITA

Meningkatkan Pendapatan
Trending di SEO